Monday, October 10, 2005
tentang pria & wanita

Ketika AKU menciptakan langit dan bumi, AKU berfirman dan jadilah.
Ketika AKU menciptakan pria, AKU membentuknya dan meniupkan nafas kehidupan
ke lubang hidungnya.

Tetapi engkau, wanita, AKU menghiasmu setelah AKU meniupkan nafas kehidupan ke pria karena lubang hidungmu terlalu lembut.

AKU membiarkan pria tertidur nyenyak sehingga AKU dapat dengan sabar dan sempurna membentuk engkau.

Pria AKU buat tertidur supaya dia tidak dapat mencampuri.

Dari satu tulang AKU menghiasmu.

AKU memilih tulang yang melindungi kehidupan pria.

AKU memilih tulang rusuk, yang melindungi jantung dan paru-paru dan mendukungnya, sebagaimana yang harus kamu lakukan.

Dari satu tulang ini AKU membentukmu dengan sempurna dan cantik.

Sifatmu adalah seperti tulang rusuk, kuat tetapi lembut dan mudah patah.

Engkau menyediakan perlindungan untuk organ paling lembut dalam pria, hati dan jantungnya.

Jantungnya adalah pusat dari kehidupannya, paru-parunya menggenggam nafas
kehidupan.

Tulang rusuk akan membiarkan dirinya patah,

sebelum ia mengijinkan kerusakan terjadi pada jantung.

Dukunglah pria sebagaimana tulang rusuk melindungi tubuhnya.

Engkau tidak diambil dari kakinya untuk menjadi alasnya tidak juga diambil dari kepalanya untuk menjadi atasannya.

Engkau diambil dari sisinya, untuk berdiri disebelahnya dan dipeluk dengan erat.

Engkau adalah malaikatKU yang sempurna.
Engkau adalah gadis kecilKU yang cantik.

Engkau telah tumbuh menjadi wanita yang sempurna, dan mataKU terpuaskan ketika AKU melihat hatimu.

Matamu-jangan mengubahnya.

Bibirmu sangat cantik ketika mengucapkan doa.

Hidungmu sangat sempurna dalam bentuk.

Tanganmu sangat lembut untuk disentuh.

AKU telah memberi perhatian pada wajahmu saat engkau tertidur.

AKU menggenggam hatimu dekat denganKU.

Dari semua yang hidup dan bernafas, engkau adalah yang paling mirip dengan AKU.

Adam berjalan bersamaKU di hari yang dingin dan dia kesepian.

Dia tidak dapat melihat ataupun menyentuhKU.

Dia hanya dapat merasakanKU.
Jadi semua yang AKU ingin Adam berbagi denganKU,

AKU membentuknya di dalam kamu.
KekuatanKU, kemurnianKU, cintaKU,
perlindunganKU, dan dukunganKU.

Engkau adalah istimewa karena engkau adalah perpanjangan
tanganKU.

Pria melambangkan citraKU, wanita-perasaanKU.
Bersama-sama kalian melambangkan TUHAN yang sejati.
Jadi Pria, perlakukan wanita dengan baik.

Cintailah dia, hormatilah dia, karena ia lembut.
Menyakitinya, berarti engkau menyakitiKU.

Apa yang engkau lakukan kepadanya, engkau melakukannya kepadaKU.

Jika engkau menghancurkannya, engkau hanya menghancurkan hatimu sendiri.

Wanita dukunglah pria.

Dalam kesederhanaan,

tunjukkan kepadanya kekuatan perasaan yang telah KU berikan kepadamu.

Dalam kesunyian tunjukkan kekuatanmu.

Dalam cinta tunjukkan kepadanya,

bahwa engkau adalah tulang rusuknya yang melindungi
posted by ara hanin @ 9:42:00 AM   6 comments
Monday, May 30, 2005
I miss u most of all
I miss you most of all


When the sun try to trace me from the window.. I woke up then .. I see I was broken down .. Drawn .. But I miss you most of all
I want you see how I bleed .. I want you see when I became silence in the dark .. I want you see I was lost in the damn space .. Cause I miss you most of all
When my soul became blind .. When my heart became cold .. When my mind became lose .. Still I miss you most of all
I run from the crowd.. Sit in the darkest corner of the streets .. I run from you ... Cant understand, I miss you most of all
Then I was tired .. Tired to hide .. Tired to cry .. Tired to being alone .. Then I see you .. Spread your hand .. smile over me .. Breaking all the frozen time ..
Now... I know why I always miss you most of all...
posted by ara hanin @ 11:23:00 AM   1 comments
Thursday, March 10, 2005
Tentang Dia
Aku tak merasa kalah dalam penantian ini

Aku hanya merasa lelah yang teramat sangat

Setelah mengurung hatiku dalam cinta yang tak pernah berjawab

Aku seperti sesusuk duri yang tak pernah kusadari seberapa dalam meninggalkan luka perih

Menikmati sakitnya sampai tak terasa lagi luka telah mengalirkan darah

Begitu dalamnya cinta menghujam hingga tak bisa kubedakan lagi mana tangis, mana tawa

Dua-duanya telah jadi satu dalam butiran nelangsa

Terbata dalam kata, tertatih dalam jejaknya

Dan tersia-sia tanpa rekah bahagia

Aku mungkin belum kalah, tapi yang pasti aku mulai kecewa

Membawa kakiku berjalan menjauh dari cintamu

Perlahan tapi pasti, tertahan tapi tak punya daya aku
untuk kembali

Aku mungkin telah pergi, tapi aku tak pernah berlari darimu


* dari novel "Tentang Dia"

posted by ara hanin @ 4:36:00 PM   0 comments
Friday, March 04, 2005
A to Z
1. A- Age - 24
2. B - best asset - keluarga, sahabat, n ilmu no:)
3. C - Career - moga sukses jadi lecturer yang sholeh, cerdas, rajin, sabar, disayang ma temen n mhsiswinya .. eh .. eh ..
4. D - Drink or smoke - none .. n no way ..
5. E - Easiest person/s to talk to - my dinda
6. F - Food that you could never eat - all that haram ..
7. G - Gummy Bears or Gummy Worms - gummy bears
8. H - Hobbies - read, write, chat,
9. I - In-love? - tau nee .. in love ato out love :p
10. J - Junk food you like - nasi kucing lik' Panut .. tapi skrg dah jarang e ...
11. K - Kids - penginnya 3 aja deh .. tapi kalo dikasih banyak plus rejeki juga tambah oke aja:)
12. L - Longest ride ever - kemana ya? paling ke Papua, tapi lom nyampe k Jayawijaya:) baru ke JAyapura
13. M-My favorite sport - karate, fitness
14. N - Number of siblings - 1 brother and 1 sister
15. O - One wish you have? - I want to have life that damai dan barokah fid dunya wal akhiroh with all my big family
16. P - Phobias - none
17. Q - Favourite Quote - hakuna matata, its means dont worry for the rest of your day .. its a problem free, philosophy ..
18. R - Reason to smile - when i remember the sweets things in my life .. when i got her in my minds
19. S - Song you sang last - coz there's something in the way u look at me ..
20. T - time you woke up - 4.00 am but after subuh kadang molor lg bntar:)
21. U - Unknown fact about u - the truth is out there
22. V - Vegetable/fruit you love - alvocado
23. W - Worst habit - pemalass
24. X - X-rays you've had -? february .. this legs brooken
25. Y - Yummy food/s - so many ..
26. Z - Zodiac sign - cancer
posted by ara hanin @ 2:21:00 PM   0 comments
Wednesday, February 02, 2005
gendonglah ak sblm ceraikanku

sedikit crita aja..moga aja ada yg bisa diambil manfaatnya .. :)

Gendonglah aku sebelum menceraikanku

Pada hari pernikahanku,aku membopong istriku. Mobil pengantin berhenti didepan flat kami yang cuma berkamar satu. Sahabat-sahabatku menyuruhku untuk membopongnya begitu keluar dari mobil. Jadi kubopong ia memasuki rumah kami.

Ia kelihatan malu-malu. Aku adalah seorang pengantin pria yang sangat bahagia. Ini adalah kejadian 10 tahun yang lalu.

Hari-hari selanjutnya berlalu demikian simpel seperti secangkir air bening. Kami mempunyai seorang anak, saya terjun ke dunia usaha dan berusaha untuk menghasilkan banyak uang. Begitu kemakmuran meningkat, jalinan kasih diantara kami pun semakin surut. Ia adalah pegawai sipil.

Setiap pagi kami berangkat kerja bersama-sama dan sampai dirumah juga pada waktu yang bersamaan.

Anak kami sedang belajar di luar negeri. Perkawinan kami kelihatan bahagia. Tapi ketenangan hidup berubah dipengaruhi oleh perubahan yang tidak kusangka-sangka. Dew hadir dalam kehidupanku.

Waktu itu adalah hari yang cerah. Aku berdiri di balkon dengan Dew yang sedang merangkulku. Hatiku sekali lagi terbenam dalam aliran cintanya. Ini adalah apartment yang kubelikan untuknya.

Dew berkata , "Kamu adalah jenis pria terbaik yang menarik para gadis."

Kata-katanya tiba-tiba mengingatkanku pada istriku. Ketika kami baru menikah,istriku pernah berkata, "Pria sepertimu,begitu sukses, akan menjadi sangat menarik bagi para gadis."

Berpikir tentang ini, Aku menjadi ragu-ragu. Aku tahu kalo aku telah menghianati istriku. Tapi aku tidak sanggup menghentikannya. Aku melepaskan tangan Dew dan berkata, "Kamu harus pergi membeli beberapa perabot, O.K.?.Aku ada sedikit urusan dikantor"

Kelihatan ia jadi tidak senang karena aku telah berjanji menemaninya. Pada saat tersebut, ide perceraian menjadi semakin jelas dipikiranku walaupun kelihatan tidak mungkin. Bagaimanapun,aku merasa sangat sulit untuk membicarakan hal ini pada istriku. Walau bagaimanapun ku jelaskan, ia pasti akan sangat terluka. Sejujurnya,ia adalah seorang istri yang baik.

Setiap malam ia sibuk menyiapkan makan malam. Aku duduk santai didepan TV.
Makan malam segera tersedia. Lalu kami akan menonton TV sama-sama. Atau aku akan menghidupkan komputer,membayangkan tubuh Dew. Ini adalah hiburan bagiku.

Suatu hari aku berbicara dalam guyon, "Seandainya kita bercerai, apa yang akan kau lakukan?

Ia menatap padaku selama beberapa detik tanpa bersuara. Kenyataannya ia percaya bahwa perceraian adalah sesuatu yang sangat jauh dari ia. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana ia akan menghadapi kenyataan jikatahu bahwa aku serius.

Ketika istriku mengunjungi kantorku, Dew baru saja keluar dari ruanganku.

Hampir seluruh staff menatap istriku dengan mata penuh simpati dan berusaha untuk menyembunyikan segala sesuatu selama berbicara dengan ia. Ia kelihatan sedikit kecurigaan. Ia berusaha tersenyum pada bawahan-bawahanku. Tapi aku membaca ada kelukaan di matanya.

Sekali lagi, Dew berkata padaku," He Ning, ceraikan ia, O.K.? Lalu kita akan hidup bersama." Aku mengangguk. Aku tahu aku tidak boleh ragu-ragu lagi.

Ketika malam itu istriku menyiapkan makan malam, ku pegang tangannya,"Ada sesuatu yang harus kukatakan"

Ia duduk diam dan makan tanpa bersuara. Sekali lagi aku melihat ada luka di matanya. Tiba-tiba aku tidak tahu harus berkata apa. Tapi ia tahu kalo aku terus berpikir.

"Aku ingin bercerai", ku ungkapkan topik ini dengan serius tapi tenang. Ia seperti tidak terpengaruh oleh kata-kataku, tapi ia bertanya secara lembut,"kenapa?" "Aku serius."

Aku menghindari pertanyaannya. Jawaban ini membuat ia sangat marah. Ia melemparkan sumpit dan berteriak kepadaku,"Kamu bukan laki-laki!".

Pada malam itu, kami sekali saling membisu. Ia sedang menangis. Aku tahu kalau ia ingin tahu apa yang telah terjadi dengan perkawinan kami. Tapi aku tidak bisa memberikan jawaban yang memuaskan sebab hatiku telah dibawa pergi oleh Dew.

Dengan perasaan yang amat bersalah, Aku menuliskan surai perceraian dimana istriku memperoleh rumah, mobil dan 30% saham dari perusahaanku. Ia memandangnya sekilas dan mengoyaknya jadi beberapa bagian.. Aku merasakan sakit dalam hati. Wanita yang telah 10 tahun hidup bersamaku sekarang menjadi seorang yang asing dalam hidupku. Tapi aku tidak bisa mengembalikan apa yang telah kuucapkan.

Akhirnya ia menangis dengan keras didepanku, dimana hal tersebut tidak pernah kulihat sebelumnya. Bagiku, tangisannya merupakan suatu pembebasan untukku. Ide perceraian telah menghantuiku dalam beberapa minggu ini dan sekarang sungguh-sungguh telah terjadi.

Pada larut malam,aku kembali ke rumah setelah menemui klienku. Aku melihat ia sedang menulis sesuatu. Karena capek aku segera ketiduran. Ketika aku terbangun tengah malam, aku melihat ia masih menulis. Aku tertidur kembali.

Ia menuliskan syarat-syarat dari perceraiannya. Ia tidak menginginkan apapun dariku,tapi aku harus memberikan waktu sebulan sebelum menceraikannya,dan dalam waktu sebulan itu kami harus hidup bersama seperti biasanya.

Alasannya sangat sederhana: Anak kami akan segera menyelesaikan pendidikannya dan liburannya adalah sebulan lagi dan ia tidak ingin anak kami melihat kehancuran rumah tangga kami.

Ia menyerahkan persyaratan tersebut dan bertanya," He Ning, apakah kamu masih ingat bagaimana aku memasuki rumah kita ketika pada hari pernikahan kita?"

Pertanyaan ini tiba-tiba mengembalikan beberapa kenangan indah kepadaku.

Aku mengangguk dan mengiyakan. "Kamu membopongku dilenganmu", katanya,

"Jadi aku punya sebuah permintaan, yaitu kamu akan tetap membopongku pada waktu perceraian kita. Dari sekarang sampai akhir bulan ini, setiap pagi kamu harus membopongku keluar dari kamar tidur ke pintu."

Aku menerima dengan senyum. Aku tahu ia merindukan beberapa kenangan indah yang telah berlalu dan berharap perkawinannya diakhiri dengan suasana romantis.

Aku memberitahukan Dew soal syarat-syarat perceraian dari istriku. Ia tertawa keras dan berpikir itu tidak ada gunanya. "Bagaimanapun trik yang ia lakukan, ia harus menghadapi hasil dari perceraian ini," ia mencemooh.

Kata-katanya membuatku merasa tidak enak.

Istriku dan aku tidak mengadakan kontak badan lagi sejak kukatakan perceraian itu. Kami saling menganggap orang asing. Jadi ketika aku membopongnya di hari pertama, kami kelihatan salah tingkah. Anak kami menepuk punggung kami,"Wah, papa membopong mama, mesra sekali"

Kata-katanya membuatku merasa sakit.. Dari kamar tidur ke ruang duduk, lalu ke pintu, aku berjalan 10 meter dengan ia dalam lenganku. Ia memejamkan mata dan berkata dengan lembut," Mari kita mulai hari ini,jangan memberitahukan pada anak kita."

Aku mengangguk, merasa sedikit bimbang.Aku melepaskan ia di pintu. Ia pergi menunggu bus, dan aku pergi ke kantor.

Pada hari kedua, bagi kami terasa lebih mudah. Ia merebah di dadaku,kami begitu dekat sampai-sampai aku bisa mencium wangi dibajunya. Aku menyadari bahwa aku telah sangat lama tidak melihat dengan mesra wanita ini. Aku melihat bahwa ia tidak muda lagi, beberapa kerut tampak di wajahnya.

Pada hari ketiga, ia berbisik padaku, "Kebun diluar sedang dibongkar, hati-hati kalau kamu lewat sana."

Hari keempat,ketika aku membangunkannya,aku merasa kalau kami masih mesra seperti sepasang suami istri dan aku masih membopong kekasihku dilenganku.

Bayangan Dew menjadi samar.

Pada hari kelima dan enam, ia masih mengingatkan aku beberapa hal, seperti, dimana ia telah menyimpan baju-bajuku yang telah ia setrika, aku harus hati-hati saat memasak,dll. Aku mengangguk. Perasaan kedekatan terasa semakin erat.

Aku tidak memberitahu Dew tentang ini.
Aku merasa begitu ringan membopongnya.Berharap setiap hari pergi ke kantor bisa membuatku semakin kuat. Aku berkata padanya,"Kelihatannya tidaklah sulit membopongmu sekarang"

Ia sedang mencoba pakaiannya, aku sedang menunggu untuk membopongnya
keluar. Ia berusaha mencoba beberapa tapi tidak bisa menemukan yang cocok.

Lalu ia melihat,"Semua pakaianku kebesaran".

Aku tersenyum.Tapi tiba-tiba aku menyadarinya sebab ia semakin kurus itu sebabnya aku bisa membopongnya dengan ringan bukan disebabkan aku semakin kuat. Aku tahu ia mengubur semua kesedihannya dalam hati. Sekali lagi , aku merasakan perasaan sakit Tanpa sadar ku sentuh kepalanya. Anak kami masuk pada saat tersebut.

"Pa,sudah waktunya membopong mama keluar"

Baginya,melihat papanya sedang membopong mamanya keluar menjadi bagian yang penting. Ia memberikan isyarat agar anak kami mendekatinya dan merangkulnya dengan erat. Aku membalikkan wajah sebab aku takut aku akan berubah pikiran pada detik terakhir. Aku menyanggah ia dilenganku, berjalan dari kamar tidur, melewati ruang duduk ke teras. Tangannya memegangku secara lembut dan alami. Aku menyanggah badannya dengan kuat seperti kami kembali ke hari pernikahan kami. Tapi ia kelihatan agak pucat dan kurus, membuatku sedih.

Pada hari terakhir,ketika aku membopongnya dilenganku, aku melangkah dengan berat. Anak kami telah kembali ke sekolah. Ia berkata, "Sesungguhnya aku berharap kamu akan membopongku sampai kita tua".

Aku memeluknya dengan kuat dan berkata "Antara kita saling tidak menyadari bahwa kehidupan kita begitu mesra".

Aku melompat turun dari mobil tanpa sempat menguncinya. Aku takut keterlambatan akan membuat pikiranku berubah. Aku menaiki tangga.

Dew membuka pintu. Aku berkata padanya," Maaf Dew, Aku tidak ingin bercerai. Aku serius".

Ia melihat kepadaku, kaget. Ia menyentuh dahiku. "Kamu tidak demam".

Kutepiskan tanganya dari dahiku "Maaf, Dew, Aku cuma bisa bilang maaf padamu, Aku tidak ingin bercerai. Kehidupan rumah tanggaku membosankan disebabkan ia dan aku tidak bisa merasakan nilai-nilai dari kehidupan,bukan disebabkan kami tidak saling mencintai lagi. Sekarang aku mengerti sejak aku membopongnya masuk ke rumahku, ia telah melahirkan anakku. Aku akan menjaganya sampai tua. Jadi aku minta maaf padamu"

Dew tiba-tiba seperti tersadar. Ia memberikan tamparan keras kepadaku dan menutup pintu dengan kencang dan tangisannya meledak.

Aku menuruni tangga dan pergi ke kantor. Dalam perjalanan aku melewati sebuah toko bunga, ku pesan sebuah buket bunga kesayangan istriku.

Penjual bertanya apa yang mesti ia tulis dalam kartu ucapan? Aku tersenyum, dan menulis " Aku akan membopongmu setiap pagi sampai kita tua.."

posted by ara hanin @ 5:12:00 PM   0 comments
untuk yg bersedih

Tidak dapat dibantah lagi bahwa kesedihan adalah salah satu kondisi yang paling tragis dan paling besar -terasa- sakitnya bagi raga maupun jiwa. Apabila ia menyatu bersama kuku-kukunya yang tajam ke dalam jiwa, tidak lama kemudian ia akan merobek-robeknya dan memporak-porandakannya. Maka akan kita dapatkan manusia yang kacau dan mengalami kegoncangan dalam hidup dan kehidupannya.

Dan kesedihan tadi akan mempengaruhi sebagian dan bahkan seluruh komponen kehidupannya jiwa dan raga, hingga ia melihat dunia dalam pandangan matanya lebih gelap dari kegelapan dan lebih sempit dari lubang jarum. Jiwanya tak ubahnya laksana tinta-tinta tebal di atas permukaan air. Ia menghitamkan setiap apa yang ia muntahkan dari dalam perutnya kepada apa pun yang dekat dengannya. Dan kesedihan akan menghitamkan kehidupannya dengan apa saja yang ia muntahkan atas dirinya dengan kesedihan-kesedihan dan kecemasan-kecemasan. Karenaya, kau akan melihat mereka menyamakan antara jiwa dan raga yang sedih dengan apa yang mereka pakai dan tampakkan dengan pakaian-pakaian berkabung. Tatkala penyakit sedih tadi menjadi sebuah penyakit yang menimpa jiwa seluruhnya.

Seorang bijak adalah orang yang mencari alternatif terapi penyembuhan yang lebih baik, dengan beragam obat dan pengobatan lainnya, setelah mengalami kesulitan dengan penyembuhan awal, sebagaimana yang dilakukan oleh seorang dokter terhadap penyakit-penyakit yang membangkang di dalam raga. Maka syarat awal agar berfungsinya obat bagi raga yang sedang ditimpa penyakit adalah membiasakan diri untuk mengkomsumsi obat yang akan menyempurnakan proses sirkulasi di dalam raga.

Wahai yang sedang bersedih...

Segala apa yang ditawarkan berupa alternatif penyembuhan kesedihan tersebut, jika kalian mau menjalaninya dengan kebiasaan yang konsisten, mengontrol cara pandang hidup, berpikir positif dan memaksimalkan kesungguhan dan ketekunan, penelitian yang berulang-berulang, dan melatihnya menjadi sebuah kebiasaan, sehingga menyatu dalam jiwa. Ketika seseorang memiliki kemampuan untuk melakukannya secara terus-menerus, akan lahir darinya perilaku-perilaku jasmaniah dan kejiawaan yang menakjubkan dan mencengangkan keadaan.

Perlu adanya kerelaan pada seseorang untuk berpikir dan membiasakan diri dengan ketentuan-ketentuan utama dan -membiasakan- untuk mempraktekkannya, sehingga sampai pada tujuan yang diinginkan, yaitu kebahagiaan. Segalanya akan menjadi berubah, tatkala kalian hanya membaca tanpa mau menghayatinya, melihat tanpa mau merenunginya, menghafalnya tanpa mengekspresikannya. Banyaknya menelaah, membaca dan proses yang memakan waktu lama, tidaklah memberikan faedah pada akhirnya.

Wahai yang sedang bersedih...

Ketahuilah bahwasanya raga itu terikat dengan jiwa dan begitupun sebaliknya. Penyakit yang menimpa jiwa akan memberikan pengaruh terhadap raga dan akan menjadikannya sakit, sebagaimana jiwa yang terpengaruh oleh raga yang sedang ditimpa penyakit.

Penyembuhan jiwa dari penyakit-penyakitnya haruslah dimulai dari keharusan untuk memiliki kesehatan raga, sebab kesehatan jiwa sangat tergantung padanya. Tujuan kerja keras dan upaya yang bijaksana yang akan membimbing seseorang mencapai kebahagiaan, yaitu dengan adanya jiwa yang sehat dan berimbas pada raga yang sehat pula.

Wahai yang sedang bersedih...

Seseorang yang menginginkan kesehatan raga, haruslah dapat menjauhkan setiap keinginan dan nafsu yang berlebihan dan setiap apa saja yang akan mengakibatkan keguncangan pada pikirannya, membiasakan dirinya untuk berolah raga -paling sedikit dua jam- setiap harinya dalam keadaan udara yang bersih dan sering menggunakan air dingin ketika mandi, menjaga dan memperhatikan pengeluaran darah yang berlebihan dari ketentuan yang diinginkan dan memperbanyak gerak tubuh.

Maka hidup adalah gerakan. Kalian dapat mengamati apa yang terjadi di dalam raga. Kalian akan kalian dapati padanya isi perut dan anggota-anggota lainnya bergerak dengan teratur. Kalian akan melihat hati menyalurkan seluruh apa yang terdapat dalam jiwa berupa darah ke wadah yang berukuran kecil dan besar bersama dua puluh delapan denyutan, paru-paru yang naik dan turun dengan gerakan yang cepat dan selainnya terdapat gerakan alat-alat uap dan juga usus yang memuai dan mengerut. Di dalam tubuh akan kalian dapatkan anggota-anggota tubuh yang berfungsi menghisap dan mengeluarkan darah dalam satu waktu. Dan pada otak terjadi dua gerakan pada setiap denyutan dari denyutan-denyutan jantung dan setiap kali menghirup untuk bernafas. Apabila gerakan badan lemah pada fisiknya sebagaimana halnya pada mereka yang hidup dengan nyaman, tidaklah sempurna keseimbangan antara kenyamanan dan gerakan-gerakan yang terdapat pada batinnya. Yang terjadi adalah kekacauan pada raga karena gerakan pada batin sangat memerlukan pertolongan dengan adanya gerakan lahir, dan gerakan pada batin membutuhkan gerakan lahir untuk meluruskan aturan, sehingga tidak terjadi kekacauan pada jiwa dan raga secara bersamaan. Kita tidak akan merasakan hidangan kehidupan dan mencapai kebahagiaan yang dipersembahkan buat kita dalam kehidupan ini, melainkan dengan aturan tersebut.

Kalian akan mendapatkan seseorang yang tenang jasadnya dan hatinya yang penuh kekerasan dan dominan dengan dendam dan kebencian. Apabila ketenangan itu berlanjut tidaklah menjamin adanya dampak yang buruk padanya dari kekacauan tersebut. Karena itu mereka menasehati siapapun menggerakkan badannya. Dalam sebuah hadits Rasulullah s.a.w.: "Idza ghadhiba ahadukum falyatawadhaa" (Abu Daud: 4784). Dalam sebuah perkataan Aristoteles: "Maka basahkanlah dirimu dengan air dingin".

Kalian akan melihat, tidaklah pohon-pohon dalam pertumbuhan dan perkembangannya bergerak dengan gerakannya yang alami, melainkan udara dan cuaca yang menimpanya sehingga ia menggoyangkan dahan-dahannya. Maka gerakan tersebut membantu lahirnya pada gerakan pertumbuhan dan perkembangan pada batinnya.

Menjaga dan memperhatikan badan dengan apa saja yang dapat memperbaikinya, dengan makanan-makanan bergizi, gerakan dan sebagainya adalah sebuah keharusan. Dan menjalaninya dengan mengikuti aturan kesehatan tertentu demi keselamatan raga dan jiwa secara bersamaan. Maka hal-hal tersebut menjadi pokok dari substansi pengobatan jiwa.

Dinukil dari Mukhtarat Al-Manfaluti.

posted by ara hanin @ 5:09:00 PM   0 comments
Friday, January 28, 2005
dekap penuh cinta

Dekap Penuh Cinta



Benih yang tersemai

Dalam belaian kasih sayang

Terangkai kalungan kembang setaman

Ternaungi alunan kidung samawi

Tlah kuncup mengembang

Pancarkan sinaran suci Illahi

Wahai engkau

Yang menjaga taman syahdu

Curahkan penuh kasihmu

Buanglah resah yang ada

Resapan air kehidupan nan tiada

Siraman cawan langit kan basahi

Dalam cucuran air mata suci

Hiasi malam nan sunyi

Hamparkan akhlak imani

Sebagai selimut penghangat jiwa

Sematkan baju kejujuran

Lindungi dari angin penuh dusta

Pakaikan sepatu kekokohan jiwa

Siap menapaki jalan penuh aral

Ikatkan sabuk keikhlasan

Penuh ketawadhuan

Peluklah dan rengkuhlah

Dalam dekapan lembut kasih – sayang

Masuklah dalam – dalam

Ke naungan kasih sayang-Nya

Yang tiada terbatas

posted by ara hanin @ 3:17:00 PM   0 comments
Tuesday, January 18, 2005
Tetaplah menjadi dirimu sobat
Hari ini aku mendapatkan satu nasihat yang sangat berharga dalam hidupku.

Sebagai manusia, terkadang kita tidak sekuat yang kita bayangkan,

tak pernah sehebat prasangka sendiri, tak pernah setangguh bayang idealisme.

Karena justru pada saat kebanggaan, prasangka diri dan bayangan

kehebatan itu menjadi tameng dalam menjalani kehidupan.

Sesungguhnya, semua itu adalah tameng yang semu,

yang tak pernah sanggup menahan sebutir debu pun ‘tuk mengelabui mata ini,

yang tak pernah bisa mencegah sehelai duri halus

menembus kulit kaki kita yang terus melangkah.

Adalah manusia yang sombong,

yang tak pernah mengharapkan seorang sahabat sejati

mengiringi setiap langkahnya, meski hanya dalam do’a.

Kita bukan malaikat yang tak pernah bisa tersentuh kemaksiatan,

yang tak mungkin berbuat dosa, karena ia memang

terbuat dari dzat yang jauh dari kegelapan.

Sedangkan kemaksiatan dan dosa,

lebih banyak dari sudut yang gelap

yang seringkali tak tertangkap mata kehadirannya,

setidaknya oleh mata hati yang lengah.

Kita bukan Rasul yang Allah beserta para malaikat

setia mendampingi dan menjaga dari jalan yang salah.

Dan yang pasti, kita bukanlah syaitan yang dengan izin Allah,

senantiasa melakukan perbuatan yang mengabadikannya di neraka.

Namun demikian, meski sebagai manusia,

Kita juga bisa bercahaya dan saling menerangi sesama,

jika kita saling menasihati, saling menegur jika mendapati hal yang salah.

Meski hanya seorang manusia biasa, kita juga punya Allah dan para malaikat

yang senantiasa memperhatikan dan melindungi kita,

jika kita menginginkannya.

Tangan Allah maupun sentuhan para malaikat

bisa jadi secara tak langsung kita rasakan

seperti saat Dia membantu para Rasul-Nya mengemban misi dakwah.

dalam perjalanan mengarungi hidup,

Bukanlah tak mungkin jika salah dan khilaf menyebabkan diri ini tergelincir

bahkan terjerumus pada lubang yang dalam.

yang bahkan teramat sulit untuk kembali.

Namun saat semakin derasnya hujan dan angin yang bertiup,

Bukankah kehadiran seorang sahabat,

dapat lebih membantu memegangi payung yang nyaris terbawa angin?

Bertahan dalam badai topan maupun banjir bersama seorang teman,

pasti lebih memberikan kekuatan dan kesabaran dari kesendirian.

Bahkan sekedar untuk mencabut uban di kepala,

kita membutuhkan bantuan orang lain.

Lalu, masih sombongkah kita untuk bersikeras berjalan sendiri

tanpa menghiraukan seruan dari orang lain?

Masih egoiskah diri ini untuk yakin tetap selamat

tanpa mempedulikan nasihat dari siapapun?

Percayalah, dari manapun datangnya,

jika ia membawa nasihat, teguran yang terkadang teramat pahit terasa,

bahkan tamparan yang memilukan, namun jika untuk keselamatan kita,

Merekalah sahabat sebenarnya.

Bersyukurlah Allah masih berkenan menghadirkan mereka dalam hidup ini.

Sesungguhnya, tidak lain mereka adalah tangan-tangan Allah

yang menyentuh dan melindungi kita.

posted by ara hanin @ 6:00:00 PM   0 comments
surga itu ..

* Nilai dunia dibanding syurga: Firman Allah SWT dalam Surah An-Nisa' : 77 yang artinya : "Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertaqwa dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun."

Rasulullah SAW bersabda : "Tidaklah dunia ini dibanding kenikmatan akhirat kecuali seperti salah seorang diantaramu yang mencelupkan jarinya ke dalam air laut, maka lihatlah berapa banyak air yang ada di jarinya." (HR. Muslim).

* Keindahannya

Rasulullah SAW pernah menjelaskan keindahan syurga diantaranya adalah : "Batu batanya dari emas dan perak, perekat (batu-batu) nya berupa misik harum, kerikilnya berupa permata dan yakut dan tanahnya dari za'faran. Barangsiapa memasukinya akan mendapatkan kenikmatan dan tidak pernah celaka, kekal tidak mati, pakaiannya tidak akan usang dan selalu awet muda." (Hadits shahih riwayat Ahmad, dan Tirmidzi).

* Makanan, minuman dan pakaian penghuninya

Firman Allah SWT dalam Surah Al-Waqi'ah : 20 - 21 yang artinya : "Dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih, dan daging burung dari apa yang mereka inginkan."

Dalam Surah Al-Insan : 5 yang artinya : "Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur."

Juga dalam Surah Al-Insan : 21 yang artinya : "Mereka memakai pakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak, dan Rabb memberikan kepada mereka minuman yang bersih."

* Bidadari

Firman Allah dalam Surah Ad-Dukhan : 54 yang artinya : "Demikianlah. Dan Kami berikan kepada mereka bidadari."

Allah SWT, dalam Surah Ar-Rahmaan juga mensifati mereka dengan cantik dan jelita, putih bersih dipingit dalam rumah, dan belum pernah tersentuh oleh jin maupun manusia (ayat 65 - 69).

Rasulullah SAW juga bersabda : "Jika wanita penghuni syurga turun ke dunia ini, tentu antara langit dan bumi ini akan bersinar, dan bau harumnya akan bersenar memenuhinya dan mahkota di kepalanya lebih baik daripada dunia dan seisinya." (HR. Bukhari).

posted by ara hanin @ 5:58:00 PM   0 comments
neraka itu ...

* Kedalamannya

Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata : "Ketika sedang bersama Rasulullah, kami mendengar sesuatu jatuh. Maka beliau bersabda, 'Tahukah kalian suara apa itu?'. Kami menjawab, 'Allah dan RasulNya lebih tahu'. Beliau bersabda, 'Itu adalah suara batu yang dilemparkan ke neraka semenjak 70 tahun yang lalu, dan ia sekarang masih meluncur ke (dasar) neraka." (HR. Muslim).

* Panasnya

Rasulullah SAW bersabda: "Api kita adalah satu bagian diantara 70 bagian dari api neraka (1/70)." (HR. Muslim).

* Makanan, minuman dan pakaian penghuninya

Firman Allah dalam Surah Al-Waqi'ah : 51 - 55 yang artinya : "Kemudian sesungguhnya kamu hai orang yang sesat lagi mendustakan, benar-benar akan memakan pohon zaqqum, dan akan memenuhi perutmu dengannya. Sesudah itu kamu akan meminum air yang sangat panas. Maka kamu minum seperti unta yang sangat haus minum."

Rasulullah SAW bersabda : "Seandainya setetes zaqqum jatuh ke dunia, tentu akan merusak kehidupan penduduk bumi. Lalu bagaimana dengan orang-orang yang menjadikannya sebagai makanan?." (Hadits hasan shahih menurut Tirmidzi).

Dan FirmanNya dalam Surah Muhammad : 15 yang artinya : "...dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya."

Dan FirmanNya juga dalam Surah Al-Hajj : 19 - 20 yang artinya : "Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka)."

Ibrahim At-Taimi jika membaca ayat ini, ia berkata, "Maha suci Dzat yang telah menciptakan pakaian dari api."

(Akhwalul Jannah wa An-Naar, Sulaiman A).

posted by ara hanin @ 5:58:00 PM   0 comments
kisah tentang cinta

Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda abstrak: ada Cinta, Kesedihan, Kekayaan, Kegembiraan dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan dengan baik. Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri.

Cinta sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air makin naik membasahi kaki Cinta. Tak lama Cinta melihat Kekayaan sedang mengayuh perahu.
"Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!" teriak Cinta. "Aduh! Maaf, Cinta!" kata Kekayaan, "perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini." Lalu Kakayaan cepat-cepat mengayuh perahunya pergi.

Cinta sedih sekali, namun kemudian dilihatnya Kegembiraan lewat dengan perahunya. "Kegembiraan! Tolong aku!", teriak Cinta. Namun Kegembiraan terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tak mendengar teriakan Cinta. Air makin tinggi membasahi Cinta
sampai ke pinggang dan Cinta semakin panik. Tak lama lewatlah Kecantikan. "Kecantikan! Bawalah aku bersamamu!", teriak Cinta.
"Wah, Cinta, kamu basah dan kotor. Aku tak bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini." sahut Kecantikan.

Cinta sedih sekali mendengarnya. Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itu lewatlah Kesedihan. "Oh, Kesedihan, bawalah aku bersamamu," kata Cinta. "Maaf, Cinta. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja..." kata Kesedihan sambil terus mengayuh perahunya.

Cinta putus asa. Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya. Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara, "Cinta!
Mari cepat naik ke perahuku!" Cinta menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua dengan perahunya. Cepat-cepat Cinta naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya. Di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan Cinta dan segera pergi lagi. Pada saat itu barulah Cinta sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang menyelamatkannya itu. Cinta segera menanyakannya kepada seorang penduduk tua di pulau itu, siapa sebenarnya orang tua itu. "Oh, orang tua tadi?
Dia adalah Waktu."
kata orang itu. "Tapi, mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya. Bahkan teman-teman yang mengenalku pun enggan menolongku" tanya Cinta heran.

"Sebab," kata orang itu,
"hanya Waktu lah yang tahu berapa nilai sesungguhnya dari
Cinta itu .."

posted by ara hanin @ 5:55:00 PM   0 comments
Teman adalah hadiah dari Yang Di Atas buat kita.
Seperti hadiah, ada yang bungkusnya bagus dan ada yang bungkusnya jelek. Yang bungkusnya bagus punya wajah rupawan, atau kepribadian yang menarik. Yang bungkusnya jelek punya wajah biasa saja, atau kepribadian yang biasa saja, atau malah menjengkelkan.

Seperti hadiah, ada yang isinya bagus dan ada yang isinya jelek. Yang isinya bagus punya jiwa yang begitu indah sehingga kita terpukau ketika berbagi rasa dengannya, ketika kita tahan menghabiskan waktu berjam-jam saling bercerita dan menghibur, menangis bersama, dan tertawa bersama. Kita mencintai dia dan dia mencintai kita.

Yang isinya buruk punya jiwa yang terluka. Begitu dalam luka-lukanya sehingga jiwanya tidak mampu lagi mencintai, justru karena ia tidak merasakan cinta dalam hidupnya. Sayangnya yang kita tangkap darinya seringkali justru sikap penolakan, dendam, kebencian, iri hati, kesombongan, amarah, dll. Kita tidak suka dengan jiwa-jiwa semacam ini dan mencoba menghindar dari mereka.

Kita tidak tahu bahwa itu semua BUKANlah karena mereka pada dasarnya buruk, tetapi ketidakmampuan jiwanya memberikan cinta karena justru ia membutuhkan cinta kita, membutuhkan empati kita, kesabaran dan keberanian kita untuk mendengarkan luka-luka terdalam yang memasung jiwanya.

Bagaimana bisa kita mengharapkan seseorang yang terluka lututnya berlari bersama kita? Bagaimana bisa kita mengajak seseorang yang takut air berenang bersama? Luka di lututnya dan ketakutan terhadap airlah yang mesti disembuhkan, bukan mencaci mereka karena mereka tidak mau berlari atau berenang bersama kita. Mereka tidak akan bilang bahwa "lutut" mereka luka atau mereka "takut air", mereka akan bilang bahwa mereka tidak suka berlari atau mereka akan bilang berenang itu membosankan dll. It's a defense mechanism. Itulah cara mereka mempertahankan diri.

Mereka tidak akan bilang: Mereka akan bilang: "Aku tidak bisa menari" "Menari itu tidak menarik", "Aku membutuhkan kamu" "Tidak ada yang cocok denganku", "Aku kesepian" "Teman-temanku sudah lulus semua" , "Aku butuh diterima" "Aku ini buruk, siapa yang bakal tahan denganku..", "Aku ingin didengarkan" "Kisah hidupku membosankan.."

Mereka semua hadiah buat kita, entah bungkusnya bagus atau jelek, entah isinya bagus atau jelek. Dan jangan tertipu oleh kemasan. Hanya ketika kita bertemu jiwa-dengan-jiwa, kita tahu hadiah sesungguhnya yang sudah disiapkanNya buat kita.

Berikanlah makna di dlm kehidupan Anda bukan hanya untuk diri Anda sendiri saja melainkan juga untuk membahagiakan sesama manusia di dlm lingkungan kehidupan Anda.

Berikanlah waktu Anda dgn digabung oleh rasa kasih!

Untuk mengetahui nilainya waktu SATU TAHUN tanyakanlah kepada mahasiswa yg tidak lulus ujian. Untuk mengetahui nilainya waktu SATU BULAN tanyakanlah kepada Ibu yg melahirkan bayi secara premature. Untuk mengetahui nilainya waktu SATU MINGGU tanyalah kepada redaksi dan editor dari majalah mingguan. Untuk mengetahui nilainya waktu SATU JAM tanyakanlah kepada seorang kekasih yg sedang menunggu kedatangan pacarnya. Untuk mengetahui nilainya waktu SATU MENIT tanyakanlah kepada orang yg terlambat untuk naik kereta api. Untuk mengetahui nilainya waktu SATU DETIK tanyakanlah kepada seorang yg barusan saja mengalami musibah karena kelalaian dlm sedetik saja.

Yesterday is history, tommorow is mistery, today is a gift!

That's why it's called the present!

Seorang sahabat sama seperti satu permata yg tak ternilai harganya. Seorang kawan bisa membuat kita ceria, membuat kita terhibur. Mereka meminjamkan kupingnya kepada kita pada saat kita membutuhkannya. Mereka bersedia membuka hati maupun perasaannya untuk berbagi suka dan duka dgn kita pada saat kita membutuhkannya.

Maka dari itu janganlah buang waktu yg Anda miliki, janganlah sia2 akan waktu yg sedemikian berharganya. Bagikanlah sebagian dari waktu yg Anda miliki untuk seorang kawan. Pasti waktu yg Anda berikan tsb akan berbalik kembali seperti juga satu lingkaran walaupun terkadang kita tidak tahu dari mana dan dari siapa datangnya. Mulailah kita awali dgn membagikan waktu kita sejenak dgn memberitahukan artikel ini kepada semua kawan atau sahabat yg membutuhkannya. Dgn ucapan I care about you!

posted by ara hanin @ 5:54:00 PM   0 comments
love ...

Kalau engkau terperangkap olehnya, cinta itu menjadi kematian bagimu. Cinta bagai misteri, datang dan pergi tanpa permisi. Anda tak perlu mencarinya karena cinta akan datang dengan sendiri. Anda tak dapat membelinya karena cinta tak dapat dihargai. Cinta akan lahir dengan sendirinya tanpa kita ketahui kapan, dan tanpa kita ketahui kepada siapa.

Jika suatu hari pasangan Anda mengatakan "Aku tak mencintaimu lagi." Let it go. Biarkan berlalu karena cinta tak dapat dipaksakan. Jika dipaksakan cinta tersebut layaknya sebuah bom waktu, yang akan meledak menjadi kebencian. Let it go.

Cinta akan datang kembali kepada Anda suatu waktu, mungkin dari orang yang pernah Anda cintai atau dari seseorang lainnya, Tuhan tak akan membiarkan Anda sendirian.

Lalu bagaimana dengan perasaan Anda yang ditinggalkan cinta? Simpanlah dalam-dalam cinta tersebut. Kenanglah sebagai bagian dari masa lalu. Menangislah jika perlu. Berbahagialah karena Anda pernah dicintai,berbahagia karena cinta pernah singgah di hati Anda.

Bagaimana jika cinta hilang dalam sebuah perkawinan? Dalam suatu perkawinan cinta adalah cinta yang harus dipertanggungjawabkan, kepada Tuhan dan kepada suami atau istri dan kepada anak (jika ada). Anda tak dapat pergi begitu saja dengan mengatakan "Aku tak mencintai kamu lagi." Dalam sebuah perkawinan "Anda" adalah dua yang menjadi satu. "Anda" adalah suami/istri dan anda sendiri. Jangan turuti kemauan anda tapi turuti kemauan "Anda". Bagi Anda yang mencintai, ubahlah makna cinta menjadi KASIH.

Teladani kasih Nya. Cinta itu bersemayam di dalam hati (bukan di otak atau pikiran), jika hati anda penuh dengan kasih, cinta tak akan pernah hilang dari diri Anda.

Kasih itu indah;
Kasih tidak cemburu;
Kasih itu menerima apa adanya dan memberi yang ada;
Kasih itu komitmen sehingga seseorang yang mempunyai kasih tak akan melupakan cintanya;
Kasih itu murah hati bukan murah cinta (dalam hubungan asmara);
Kasih itu rendah hati bukan merendahkan cinta;
Kasih itu mengampuni dan memaafkan;
Kasih adalah cinta sejati karena berasal dari Tuhan.

Tanamkan kasih di dalam hati Anda sejak awal maka cinta Anda tak akan hilang. Tanamkan kasih maka Anda akan bertahan jika kekasih Anda mengatakan, "Aku tak mencintaimu lagi." (Berat memang, apalagi jika kita masih mengasihi dia).

Jika Anda dan pasangan Anda memiliki kasih, Anda berdua boleh berujar : "Orang ke tiga? Siapa takuttt................"

FAITH, HOPE, LOVE; AND THE BIGGEST IS ? L O V E

posted by ara hanin @ 5:53:00 PM   0 comments
Cinta : Sesuatu Yang Terindah

Konon, cinta itu rasanya kayak permen, asem, manis, asin, kecut, sampe pedes. Seru banget ya? Apalagi kalo yang jatuh cinta itu remaja yang masih pada sekolah. Semakin heboh sekaligus menggelikan. Lho, kok bisa? Ya iyalah, biasanya tuh teman remaja suka malu-malu kucing. Sebab, bagi yang jatuh cinta pertama kali adalah pengalaman yang mendebarkan, bisa-bisa bakalan dicatat dalam lembaran sejarah kehidupan kamu. Soalnya, emang seru sih. Tul nggak?

Sobat remaja, anak remaja mana sih yang awalnya nggak malu ama kucing ehh maksudnya malu-malu kucing kalo ketemu kecengannya? Bagi yang emang malu-malu kucing, beraninya cuma ngincer doang. Pas ketemu orangnya, nunduk aja, dikiranya lagi nyari kancing baju yang jatuh. Trus, kalo jauh pengennya deket terus. Eh, begitu doi dekat kita, malah dak-dik-duk, Walah! Sebagian lagi malah jual mahal. Pura-puranya sih, nggak suka. Padahal, maunya, pengen disapa. Uh …Dasar!

Bagi teman kamu yang lagi dilanda kasmaran, kadang cuma denger suaranya atawa papasan di perpus aja suasana hatinya udah semriwing. Saking senangnya tentu. Apalagi kalo kemudian doi ngajak jalan-jalan ke kantin or sekadar duduk-duduk di taman sekolah. Ditanggung anti manyun deh. Dan biasanya langsung sregep menyambut rayuan tersebut.

"Cinta itu anugerah, maka berbahagialah. Sebab kita sengsara, bila tak punya cinta". Kamu pasti inget ama penggalan lirik tembang Doel Soembang itu. Dan, so pasti setuju juga kalo rasa cinta itu adalah anugerah terindah yang kita miliki. Nggak kebayang deh, kalo kita nggak punya rasa cinta. Mungkin nggak jauh bedanya ama patung pak polisi di perempatan jalan itu. Nggak salah, kalo mbak Melly Guslaw wanti-wanti agar kita jangan pernah menyanjung cinta bila tak mengerti maknanya cinta, yang dilantunkan lewat gita "Hanya" dalam album OST A2DC. Tapi, tahukah kita maknanya cinta?

Tatkala Allah Swt. menciptakan manusia sebagai makhluk yang terbaik. Allah pun mengkaruniakan kebutuhan-kebutuhan yang harus dipenuhi agar manusia bisa hidup dan nggak punah sebelum hari kiamat. Ada kebutuhan jasmani (hajjatul 'udlawiyah) seperti rasa lapar, haus, tidur atau pengen buang air. Kebutuhan ini mutlak harus dipenuhi. Kalau nggak, badan kita bakal protes dan bisa sampai pada kondisi yang "mengundang" malaikat Ijrail.

Ada juga yang disebut kebutuhan naluri (hajjatul gharaa'iz). Terdiri dari naluri beragama (gharizatun tadayyun), naluri mempertahankan diri (gharizatu al-baqa) yang berbentuk rasa takut, atau pengen popular. Ada juga naluri melestarikan keturunan (gharizatun nau') yang berwujud rasa cinta. Kalo kebutuhan ini nggak dipenuhi, perasaan kita jadi resah dan gelisah. Tapi badan kamu nggak akan protes. Persis perasaan kamu waktu lagi nungguin jawaban dari doi. Kalo ternyata cinta kamu sebatas mimpi alias bertepuk sebelah tangan, biasanya kamu cuma uring-uringan terus kamu berdalih "cinta kan tak harus memiliki". Padahal dalam hatinya gondok buanget, serasa kompor meledug. Kasiaan deh

posted by ara hanin @ 5:52:00 PM   0 comments
Kalo Cinta Jangan Maksiat !!!

Bagi yang udah punya 'jam terbang' tinggi di dunia cinta, rasanya nggak cukup and nggak puas, kalo cinta cuma dirasain di hati. Lho Kenapa? Sebab, bagi sebagian sobat remaja, biar cinta tambah oke kudu diwujudkan dalam bentuk aktivitas yang lebih kreatif. Apa jawabannya? PACARAN. Betul 100!!! Banyak teman kita yang menempuh jalur itu. Katanya sih, pacaran adalah wujud ekspresi cinta dalam diri kita. Tanpa pacaran, cinta itu ibarat sayur tanpa garam. Hambar. Begitu komentar para aktivis pacaran.

Ritual orang pacaran biasanya, diawali masa perjuangan PDKT. Benci dan rindu jadi satu. Trus, ada aksi "nembak pujaan hati". Mengikat janji setia menjalin cinta kasih hingga ujung waktu nanti (cieeee…). Yang berarti lampu hijau buat jalan bareng alias pacaran sebagai episode terakhir upaya mencari cinta bak arjuna udah kesampean.

Tapi, kayaknya nggak semua setuju ama gaya pacaran remaja sekarang. Banyak pro dan kontra yang cukup bikin kepala kita pusing tujuh belas koma tiga puluh empat keliling lapangan bola (makin pusing khan?). Bukannya dapet jalan terang, malah bikin remaja ngambil kesimpulan sendiri. Pokoke, pacaran itu boleh dan itu keputusan yang nggak bisa diganggu gugat. Titik! Wah Gaswat dong Men!?!

Tren orang pacaran, kayaknya udah mendarah daging dan berurat akar di negerinya si Unyil ini. Seakan nggak bisa di-delete dari kehidupan remaja kita. So, istilah pacaran dan segala kembarannya udah populer. Sepopuler album '07 Des'-nya Sheila on Tujuh. Lucunya lagi friend, ada gaya pacaran Islami. No kiss no touch. Aneh-aneh aja, emangnya jalan bareng atawa nonton bareng, bisa dibilang islami juga? Asal!

Lebih celakanya, banyak yang menobatkan pacaran sebagai simbol pergaulan modern. Kamu baru dianggap dewasa en gaul kalo udah punya doi. Kalo belum punya, siap-siap aja dinobatkan jadi pejabat, alias pemuda jaman batu. Dan itu bisa bikin kamu manyun en berjuang dengan semangat '45 ngegaet sang dambaan hati, belahan jiwa (upss..) Sampe harus ngorbanin uang SPP biar bisa mentraktir doi di kantin sekolah.

Sobat muslim, ada juga teman remaja yang pacaran beralasan bahwa doi butuh seseorang yang bisa ngertiin dan merhatiin dia. Pokoknya, yang lebih dari sekadar temen, yang bisa mompa semangat bak cheerleader waktu kamu lagi putus asa, bisa jadi tempat berbagi rasa dan masalah, atau paling pasnya, buat ajang seleksi cari pasangan hidup.

Tiap remaja membutuhkan orang dekat yang bisa mengingatkan dan membimbing tanpa harus menggurui. Dan biasanya teman sebaya atau lawan jenis berada di urutan pertama (emangnya klasemen) sebelum orang tua atawa guru. Tapi kayaknya alasan-alasan temen kamu itu terlalu dicari-cari aja, biar dilegalisasi sekolah, keluarga dan lingkungan. Buktinya pacaran cuma jadi ajang baku syahwat. Nggak hanya jalan bareng, tapi malahan remaja sampe rela 'tidur bareng'. Naudzubillah min dzalik!

posted by ara hanin @ 5:51:00 PM   0 comments
Pacaran : Manis, Meringis, Iblis

Sobat, setan paling doyan nongkrongin orang yang lagi pacaran alias mojok. Temen kamu boleh bilang pacaran itu manis, tapi sebenarnya itu jalan iblis! "Ih, itukan tergantung orangnya?". Ya okelah. Tapi nggak semua orang bisa begitu, Neng. Sekuat-kuatnya iman, tetep akan ambrol juga. Karena rasa cinta plus kebutuhan akan kasih sayang dan perhatian akan selalu menghinggapi manusia selagi masih hidup. Seperti halnya hawa nafsu. Ketika berpacaran, batas antara cinta dan nafsu itu jadi bias, alias nggak jelas.

Nggak ada yang ngejamin kamu atau pacar kamu bisa jaga diri alias tahan godaan ketika lagi asyik berduaan. Apalagi di tengah-tengah kita telah hadir model gaul bebas yang ditransfer melalui media massa dan tayangan televisi. Awalnya mungkin mintanya cuma nonton bareng, makan bareng, tapi kok pegangan tangan, trus berpelukan kayak teletubies, sampe teler abis. And, kalo kamu udah lengket kayak prangko ama doi, kamu akan ngerasa berat banget untuk menolak 'aksi gerilya' tangan pacar kamu yang bisa berujung kamu nggak gadis lagi. Ih, syerem..! Jangan sampe deh

Allah SWT berfirman : “Dan, janganlah kalian mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk" (TQS. Al-Isra 32)

Rasulullah Saw, bersabda "Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah tidak melakukan khalwat dengan seorang wanita yang tidak disertai mahramnya, karena sesungguhnya yang ketiga adalah syetan"

Berduaan alias khalwat biasa dilakukan oleh mereka yang pacaran, meski juga ada tambahan ritual lain, mulai dari pegangan, cubit-cubitan sampai kiss to kiss. Yang jelas aktivitas macam itulah mendekati zina atau zina itu sendiri. Ketika seorang cowok dan cewek berduaan, maka yang ketiga adalah syetan. Maka apa yang dibisikkan oleh syetan kepada keduanya, si cowok akan memandang si cewek dengan pandangan bukan lagi sebagai manusia layaknya, tapi udah pandangan yang berlawanan jenis, sebagai 'binatang' laki atau 'binatang' perempuan, apa yang terjadi selanjutnya ? bayangin sendiri aja lah akibatnya.

Bagaimanapun zina atau aktivitas mendekati perzinaan oleh Allah sudah dicap sebagai perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk. Ini sebuah indikasi atau tanda betapa aktivitas pacaran itu adalah haram. Tidak akan berubah menjadi halal bahkan wajib, pacaran itu, walaupun dengan alasan banyaknya pasangan suami isteri yang bercerai karena dulunya tidak pernah saling mengenal lewat pacaran. Sebuah logika ngawur yang dibangun atas dasar nafi'yah alias kemanfaatan belaka, jelas itu tertolak oleh hukum Islam.

Manis memang cinta itu, tapi tidak harus dan tidak boleh diwujudkan dalam bentuk pacaran. Kita sudah dan terus meringis, melihat tragisnya fakta kerusakan akibat gaul bebas alias pacaran. Pacaran adalah jala iblis untuk memenjarakan manusia menjadi budak nafsu. Renungkan Allah SWT berfirman : "Dan, diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan Allah, mereka mencintainya (tandingan tadi) sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah" (TQS. Al-Baqarah 165).

posted by ara hanin @ 5:50:00 PM   0 comments
Ngaji Yuk ?!?!

Sobat, Allah mengkaruniakan kebutuhan-kebutuhan itu satu paket ama aturan maennya. Nggak bisa cara pemenuhan kebutuhan itu semau gue. Karena manusia itu lemah, nggak tahu mana dan apa yang terbaik buat dirinya. Allah Swt. berfirman:

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." [TQS al-Baqarah 216]

Termasuk dalam masalah cinta kepada lawan jenis. Allah Swt. udah ngasih aturan pemenuhannya melalui pernikahan seperti dicontohkan oleh Rasulullah saw. Dengan begitu, manusia akan lebih mulia kedudukannya dan jelas asal-usulnya. Nggak kayak ayam yang maen sosor aja kalo lagi 'pengen'. Ditambah dengan janji Allah yang akan memberi pertolongan dan kemudahan buat para bujangan yang udah nggak kuku pengen nikah biar bisa jaga diri dari perbuatan maksiat. Apa nggak pengen?

Sekarang kita udah ngerti kalo pacaran itu nggak boleh (baca: haram). Di sisi lain cinta itu nggak bisa ditolak karena anugerah yang terindah dari Sang Kuasa. Terus kamu pasti berpikir gimana caranya bisa mengendalikan cinta itu. Biar nggak bikin hati kita tergoda untuk pacaran. Mau tahu? Imud punya tips-nya :

1. Perkecil frekuensi rangsangan cinta.

Rasa cinta itu muncul tatkala ada rangsangan dari luar, bisa berupa film yang berkisah tentang cinta, lagu-lagu melankolis, atawa majalah remaja yang ngomongin cinta. Semuanya kudu dikurangin, atau bahkan dihilangkan dengan melakukan aktivitas yang lebih banyak manfaatnya buat kemajuan intelektual dan kepribadian kamu.

2. Waspadai gaya gaulmu dengan lawan jenis

Seperti kata pepatah jawa, witing trisno jalaran soko kulino. Terjemah bebasnya, rasa cinta itu tumbuh karena keseringan meeting alias ketemu. Kebayang kan kalo kita bergaul bebas, persahabatan dengan lawan jenis akan menjadi lahan subur tumbuhnya benih-benih cinta. Persis dalam film "Kuch Kuch Hota Hai".

3. Bangun dan perketat benteng aqidahmu

Dengan ikut pengajian, ikut rohis atau remas, ngajar mengaji dll. Karena dengan ikut aktivitas seperti itu, kecintaan terhadap Allah, keyakinan terhadap janji Allah, dan kebenaran aturan Allah bisa terpupuk. Dengan begitu, kita bisa istiqomah meski banyak penghalang. Jika Allah sayang kepada kita karena kita ngikutin aturan-Nya, kelak jodoh yang baik alias sholeh or sholehah akan datang menghampiri. Allah Swt. berfirman: "Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)." [TQS an-Nûr 26]

4. Katakan "AKU BISA" untuk Islam

Bisa jadi kamu ngerasa berat bin bete kalo harus berbuat kayak diatas. Tapi berat, bukan berarti nggak bisa. Pasti bisa. Masalahnya cuma waktu, kemauan dan kebiasaan kamu untuk dapetin ridho Allah. Iya nggak?

Nah, Buat kamu atau temen kamu yang masih aktif pacaran, pintu taubat insya Allah masih terbuka. Jangan sampe kita habiskan masa muda kita dengan menabung dosa tiap harinya. Nggak ada yang tahu kapan Allah bakal 'memecat' kita jadi manusia ketika ajal menjemput. . okeh :)

posted by ara hanin @ 5:48:00 PM   0 comments
taushiyah imam ghozali

Suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya.
Lalu Imam Al Ghozali bertanya....
Pertama, "Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?".
Murid-muridnya menjawab "Orang tua,guru,kawan,dan sahabatnya".
Imam Ghozali menjelaskan semua jawaban itu BENAR. Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "MATI".
Sebagaimana firman Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. (Ali Imran 185)

Lalu Imam Ghozali meneruskan pertanyaan yang kedua....
"Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?".
Murid -muridnya menjawab "negara Cina, bulan, matahari dan bintang-bintang".
Lalu Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua jawaban yang mereka berikan itu adalah BENAR.
Tapi yang paling benar adalah "MASA LALU". Walau dengan apa cara sekalipun kita tidak dapat kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.

Lalu Imam Ghozali meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga....
"Apa yang paling besar di dunia ini?".
Murid-muridnya menjawab "gunung, bumi dan matahari".
"Semua jawaban itu benar kata Imam Ghozali. Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah "NAFSU" (Al A'Raf 179).

Maka kita harus berhati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka.

Pertanyaan keempat adalah, "Apa yang paling berat di dunia ini?".
Ada yang menjawab "besi dan gajah".
Semua jawaban adalah benar, kata Imam Ghozali, tapi yang paling berat adalah "MEMEGANG AMANAH" (Al Ahzab 72).
Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka untuk menjadi khalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan Allah SWT, sehingga banyak dari manusia masuk ke neraka karena ia tidak dapat memegang amanahnya.

Pertanyaan yang kelima adalah,
"Apa yang paling ringan di dunia ini?"...
Ada yang menjawab "kapas, angin, debu dan daun-daunan".
Semua itu benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling ringan di dunia ini adalah meninggalkan Sholat.
Gara-gara pekerjaan, kita meninggalkan sholat; gara-gara sibuk, kita meninggalkan
sholat; gara-gara nonton TV, kita meninggalkan sholat.

Dan pertanyaan keenam adalah,
"Apakah yang paling tajam di dunia ini?"...
Murid-muridnya menjawab dengan serentak, "pedang".
Benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling tajam adalah "LIDAH MANUSIA"
Karena melalui lidah, Manusia selalu menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.

posted by ara hanin @ 5:47:00 PM   0 comments
tausiyah kesabaran

Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi,datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Pemuda itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia. Pemuda itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak mendengarkan dengan seksama. Beliau lalu mengambil segenggam garam dan segelas air. Dimasukkannya garam itu ke dalam gelas, lalu diaduk perlahan. "Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya, "ujar Pak tua itu. "Asin. Asin sekali, "jawab sang tamu, sambil meludah kesamping.

Pak Tua tersenyum kecil mendengar jawaban itu. Beliau lalu mengajak sang pemuda ke tepi telaga di dekat tempat tinggal Beliau. Sesampai di tepi telaga, Pak Tua menaburkan segenggam garam ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, diaduknya air telaga itu. "Coba, ambil air dari telaga ini dan minumlah." Saat pemuda itu selesai mereguk air itu, Beliau bertanya, "Bagaimana rasanya?" "Segar," sahut sang pemuda. "Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?" tanya Beliau lagi. "Tidak," jawab si anak muda. Dengan lembut Pak Tua menepuk-nepuk punggung si anak muda. "Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam tadi, tak lebih dan tak kurang. Jumlah garam yang kutaburkan sama, tetapi rasa air yang kau rasakan berbeda. Demikian pula kepahitan akan kegagalan yang kita rasakan dalam hidup ini, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki.

Kepahitan itu, akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu

merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu."

Beliau melanjutkan nasehatnya. "Hatimu adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan."

posted by ara hanin @ 5:46:00 PM   0 comments
about me
My Photo
Name:
Location: jogjakarta, jogja, Indonesia

zuippp .. triez me aja ...

Udah Lewat
Archives
sutbok
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus. Aenean viverra malesuada libero. Fusce ac quam.
Links
Template By
15n41n1